Skip to main content
BIDDOKKES dan PAM OBVIT bersiaga di depan pintu masuk Pura Santhi Muara Dipa demi menjaga keamanan dan keberlangsungan kegiatan Nyepi.

Polda Bengkulu Amankan Hari Raya Nyepi

BENGKULU, Tuntasonline.com - Polda Bengkulu bersiaga di kawasan Pura Santhi Muara Dipa Kota Bengkulu guna mengamankan Hari Raya Nyepi yang dirayakan oleh Umat Hindu pada Sabtu(17/3/2018).

Pura Santhi Muara Dipa menjadi Pura pusat di Kota Bengkulu yang nantinya akan menjadi tempat Umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi. Polda Bengkulu sendiri menurunkan 1 unit kendaraan Bidang Dokter Kesehatan (BIDDOKKES) beserta Personil dan 2 unit kendaraan Pengamanan Objek Vital (PAM OBVIT) beserta personil.

BIDDOKKES dan PAM OBVIT bersiaga di depan pintu masuk Pura Santhi Muara Dipa demi menjaga keamanan dan keberlangsungan kegiatan Nyepi.

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol. Drs. Coki Manurung, SH, M.Hum Melalui  Amri selaku petugas Pam Obvit Polda mengatakan bahwa pihak Kepolisian tidak lebih hanya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, serta menjaga Tempat Peribadatan Umat Hindu yang nantinya akan digunakan oleh Umat Hindu untuk beribadah.

"Kami disini hanya mengamankan lokasi peribadatan agar Umat Hindu yang merayakan merasa aman dan tidak ada gangguan," Ucap Amri saat ditemui di sela kegiatannya menjaga keamanan Pura.

Kehidupan masyarakat disekitaran Pura juga sangat tenang dan penuh toleransi. Pasalnya, tidak semua warga disekitaran pura beragama Hindu, perbedaan agama yang terjadi di sekitaran pura bukan menjadi celah untuk timbulnya perpecahan, melainkan menjadi pemersatu dan saling bertoleransi. Seperti yang dikatakan Asih salah satu warga di sekitaran Pura, walau ia bersama keluarga tidak ikut merayakan nyepi, ia tetap menghargai dan sebisa mungkin tidak mengganggu orang-orang yang merayakannya. "Setiap tahun kan ada (Nyepi-red), jadi kita udah biasa dan sangat memaklumi, keyakinan tiap orang kan beda, ya saling hargai saja, toh kegiatan ini kan ga mengganggu masyarakat lain," Ucap Asih di halaman rumahnya. 

Menurut pengamatan wartawan Tuntasonline.com, ada 3 mobil yang terparkir di halaman Pura akan tetapi tidak ada sama sekali tanda-tanda kegiatan dari dalam pura. Hari raya nyepi ini sendiri akan berlangsung hingga pukul 06.00 WIB esok hari(18/3).

Dilansir dari Bali.com pada pinanggal pisan, sasih Kedasa (tanggal 1, bulan ke-10), tibalah Hari Raya Nyepi sesungguhnya. Pada hari ini suasana seperti mati. Tidak ada kesibukan aktivitas seperti biasa. Pada hari ini umat Hindu melaksanakan "Catur Brata" Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa, brata, yoga, dan semadhi.

Demikianlah untuk masa baru, benar-benar dimulai dengan suatu halaman baru yang putih bersih. Untuk memulai hidup dalam tahun baru Caka pun, dasar ini dipergunakan, sehingga semua yang kita lakukan berawal dari tidak ada,suci dan bersih. Tiap orang berilmu (sang wruhing tattwa jñana) melaksanakan brata (pengekangan hawa nafsu), yoga (menghubungkan jiwa dengan paramatma (Tuhan)), tapa (latihan ketahanan menderita), dan samadi (manunggal kepada Tuhan, yang tujuan akhirnya adalah kesucian lahir batin). Semua itu menjadi keharusan bagi umat Hindu agar memiliki kesiapan batin untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan pada tahun yang baru.(CW4)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size