Skip to main content
Menunjang Kinerja Sertifikasi Pustakawan Digelar

Tunjang Kinerja, Sertifikasi Pustakawan Digelar

Bengkulu, Tuntasonline.com - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, H Meri Sasdi MPd mengatakan sertifikasi pustakawan menjadi penunjang bagi pekerjaan seorang pustakawan. Di Bengkulu sendiri masih minim memiliki pustakawan yang bersertifikat, untuk itu hal tersebut masih menjadi perhatian pihaknya.

"Saat ini jumlah pustakawan kita yang tersertifikasi masih sedikit. Padahal dengan adanya sertifikasi akan membuat pengelolaan perpustakaan menjadi lebih baik lagi," kata Meri, Jum'at (25/10/2019).

Untuk itu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu dan Perpustakaan Nasional mengadakan Sosialisasi Pelaksanaan Sertifikasi Pustakawan Tahun 2019 di salah satu hotel Kota Bengkulu, Jum'at pagi. Diikuti sebanyak 50 orang Pustakawan guna meningkatkan kinerja para pustakawan yang ada di Bengkulu.

Melihat pentingnya sertifikasi tersebut bagi Pustakawan, membuat pemerintah mendorong semua Pustakawan yang ada di Bengkulu untuk mendapatkan sertifikasi. Dimana pada tahap awal sebanyak 50 orang Pustakawan akan dilakukan sertifikasi.

"Pemerintah sangat mendorong untuk menggalakan semua profesi yang ada di Bengkulu untuk disertifikasi," pungkas Meri.

Meri menambahkan, dengan pustakawan yang tersertifikasi menunjukkan bahwa dia merupakan orang yang kompeten di bidangnya.
Serta mendatangkan manfaatnya seperti menjual kemampuan secara kompeten.  Kemudian bagi pengguna merasa bangga karena dilayani orang yang profesional.

"Dengan adanya selembar sertifikat kompetensi yang diterbitkan LSP yang dalam hal ini lembaga yang dipercaya untuk menerbitkan sertifikasi, menandakan orang tersebut memang kompeten dan mampu mengelola perpustakaan dengan sangat baik," tutupnya.


Lanjut Meri Pustakawan yang memiliki sertifikasi maka dapat meningkatkan akreditasi sebuah lembaga pendidikan seperti Sekolah dan Perguruan Tinggi. Hal tersebut mengacu pada peningkatan akreditasi akan mudah dilakukan.
"Dalam hal ini yang dampaknya kelihatan sekali di perguruan tinggi, ketika perguruan tinggi mengajukan ke dikti untuk akreditasi itu akan meningkat poinnya misalkan dari D ke C, B ke A," tutupnya. (Maris)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size