Anggaran Bengkulu 2024 Diapresiasi, Fokus Diperkuat ke Pelayanan Masyarakat
Bengkulu, TuntasOnline.id - Komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah terus menguat. Capaian positif dalam realisasi APBD 2024 menjadi dasar untuk memperkuat arah kebijakan anggaran yang lebih berpihak pada kepentingan rakyat.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan bahwa prinsip pengelolaan anggaran bukan hanya soal pencapaian angka, melainkan tentang dampak riil bagi kesejahteraan masyarakat.
“Setiap nilai rupiah harus jelas manfaat dan sasarannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan mewujudkan semangat Bantu Rakyat,” ujar Helmi.
Pendapatan daerah tahun 2024 tercatat melampaui target, dengan realisasi Rp3,191 triliun atau 100,27% dari anggaran yang ditetapkan. Sementara itu, belanja daerah terealisasi sebesar Rp3,140 triliun atau 96,57% dari total anggaran. Dari perbedaan tersebut, terbentuk Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp120,3 miliar, yang disebut akan digunakan lebih efektif dalam perubahan APBD 2025.
“Capaian ini menunjukkan pengelolaan keuangan daerah yang cukup baik. Namun ke depan, kami mendorong agar SiLPA ini dimanfaatkan lebih optimal,” ujar Suharto, anggota DPRD Bengkulu tiga periode yang juga mewakili Badan Anggaran.
Ia menambahkan, Pemprov Bengkulu diharapkan tidak hanya mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tapi juga terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dengan mematuhi rekomendasi dari BPKP.
“Kedepan diharapkan Pemprov tetap meraih predikat WTP, dan segera menindaklanjuti rekomendasi BPKP sehingga tata kelola keuangan semakin membaik dan minim temuan,” pungkas Suharto.
Dalam kesempatan tersebut, Helmi Hasan juga menyampaikan apresiasi atas peran legislatif yang aktif mengawasi dan mendorong tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel. Kolaborasi eksekutif dan legislatif diakui menjadi kunci dalam menjaga arah pembangunan tetap fokus pada pelayanan masyarakat.

- 27 views
Facebook comments