Rumor Aliran Dana 'MP' dari Petinggi Pemkab Karo, Ini Klarifikasi Wabup
KARO, TuntasOnline.Com - Kasus Dugaan “Money Politic ” pasca Pemilu serentak 17 April 2019 lalu di Kabupaten Karo menjadi “Bola Liar” yang sudah mulai menggelinding kesana-kemari. Isu yang beredar uang Rp.500 juta sudah diserahkan untuk meredam kasus operasi tangkap tangan tanpa tersangka. Rumor yang beredar di kalangan LSM maupun jurnalis, sebagai uang tutup kasus.
Uang Rp.500. juta ini disebut-sebut di perintah orang berpengaruh di Pemerintahan Kabupaten Karo. Excutor penyerahan uang yang jumlahnya cukup fantastis ini diduga seorang Pejabat Tinggi Pratama Esselon II.
Kepala Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Asset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Karo Drs Anderiasta Tarigan AP MSi ketika diconfirmasi awak media, membantah dan mengaku tidak tahu menau soal seputar rumor yang beredar tentanag uang Rp 500 juta.
“Saya tidak ada menyerahkan uang Rp 500 juta tidak ada itu. Kalau rekan-rekan wartawan ada mendengar itu silahkan buktikan saja,” urai Anderiasta Tarigan, Rabu (08/05/2019).
Diakui Anderiasta, bahwa terkait rumor beredarnya uang yang Rp 500 juta tersebut, Bupati Karo Terkelin Berahmana SH, pernah menanyakan hal tersebut, namun saya lupa kapan waktunya, saja jawab tidak tahu.
"Memang saya tidak tahu dan tidak ada menyerahkan uang itu, dari mana uang saya sebanyak itu. Sekarangkan pembayaran/ transaksi sudah sistem non tunai,” jelasnya lagi.
Sementara itu Wakil Bupati Karo, Cory S Sebayang ketika dikonfirmasi sejumlah awak media, Rabu (08/05/2019) sekira pukul 12.36 WIB di Depan Aula Kantor Bupati Karo seusai memimpin Rapat Persiapan Pesta Bunga dan Buah juga membantah ada memerintahkan kepala BPKPAD Kabupaten Karo.
“Gak ada, gak ada itu. Dimana kita ambil uang sebanyak itu,” ujar Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karo.
Ditambahkan Cory lagi, dia juga sudah pernah menanyakan kepada Anderiasta, karena ada wartawan yang bertanya kepadanya.
“Sudah saya tanyakan kepada Anderiasta. Tapi dia juga mengaku tidak tahu-menahu masalah itu,” tambahnya.
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karo, Eva Juliani Br Pandia ketika dikonfirmasi di Ruang Kerjanya, Selasa (07/05/2019) mengatakan tidak tahu kalau ada uang beredar sebanyak itu.
"Saya juga baru dengar dari rekan-rekan wartawan. Kalau masalah itu saya no comentlah,” pungkas Eva.(Rekro Trgn)
- 110 views
Facebook comments