Pastikan Pelayanan Prima, Ketua Komisi 1 DPRD BU Sidak Puskesmas
Bengkulu, TuntasOnline.com - Guna memantau pelayanan Kesehatan, Ketua Komisi 1 DPRD Bengkulu Utara, Febri Yurdiman menggelar Sidak Puskesmas Perawatan Seblat, Kecamatan Puteri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (17/1/2020).
Dalam sidak ini banyak hal menjadi perhatian oleh Anggota DPRD Bengkulu Utara dalam hal pelayanan kesehatan, keuangan dan juga infrastruktur. Dalam temuan sidak ini Ketua komisi 1 DPRD Bengkulu Utara, Febri yudirman mengaku pihaknya cukup terkejut mendengar adanya setoran ke Dinkes tersebut. Dirinya juga menemukan kejanggalan, bendahara puskesmas menyebutkan ada setoran 10% setiap pencairan klaim BPJS dari tahun 2017-2018.
“Bendahara puskesmas menyebutkan ada setoran 10% dari setiap pencairan klaim BPJS, kejadian ini sudah terjadi sejak tahun 2017-2018,jujur saja kami terkejut mendengar pernyataan tersebut. Namun, ketika ditanya detil peruntukan setoran tersebut, bendaharapun tidak tahu. Sebab kalaupun setoran itu legal seharusnya ia mampu menjelaskannya, karena angkanya cukup besar,” ujar.
“Seperti persoalan mobil ambulannce dengan kondisi ban gundul dan tidak tidak terawat. Dengan luas wilayah dan rentang jarak pemukiman warga cukup jauh dari fasilitas kesehatan, peran ambulance itu tidak bisa dianggap spele. Makanya ia harus stand by dalam kondisi fit, sehingga tidak mengurangi mutu pelayanan pada masyarakat,” ucapnya.
Namun, Febri tetap menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya pada seluruh petugas Puskesmas tersebut, mengingat di tengah berbagai persoalan dan kekurangan fasilitas, mereka tetap siaga dan bertugas dengan baik.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan segera memanggil pihak Dinkes Bengkulu Utara terkait beberapa masalah tersebut. Sebab setoran 10% ke Dinkes itu, pasti berdampak pada terganggunya pelayanan pada masyarakat.
“Akan kita cari tahu detailnya setoran tersebut. Apakah memang berlaku di seluruh Puskesmas se Bengkulu Utara ini? Jika memang ada aturannya kita mau lihat dan bedah, termasuk untuk apa saja penggunaannya,” ungkap Febri.
“Kesejahteraan petugas dikurangi. Bahkan mungkin gara-gara itu juga puskesmas tidak mampu mengganti ban mobil ambulanance yang sudah gundul satu bulan ini,” tutupnya.(adv)
- 26 views
Facebook comments