Anggaran Perpustakaan Desa di Labuhanbatu Belum Terealisasi, Dugaan Penggelapan Mencuat
Labuhanbatu, TuntasOnline.Com -Anggaran perpustakaan di desa Kabupaten Labuhanbatu belum terealisasikan, dugaan penggelapan pun kian mencuat.
Anggaran perpustakaan yang dianggarankan pada tahun 2020, sesuai untuk pembuatan perpustakaan di beberapa desa yang ada di kabupaten Labuhanbatu dinilai belum terlaksana hingga saat ini.
Hasil pantauan wartawan di APBDS desa di beberapa desa terlihat kalau di desa masing-masing ada anggaran tersebut APBDes dicantumkan.
Ironisnya, ketika anggaran tersebut dikonfirmasi kepada Kepala Desa, menyebutkan kalau pengadaan untuk perpustakaan itu dikelola oleh ASN PMD Kabupaten Labuhanbatu.
"Pengadaan perpustakaan kami pak, dikelola oleh salah seorang oknum yang bertugas di PMD pak, dana untuk pengadaan itu kami berikan ke dia pak itu," ungkap salah seorang kepala desa kepada wartawan 19/ 10/2021.
Anehnya lagi, ketika awak media saat konfirmasi kepada ASN yang dimaksud terkait uang perpustakaan tersebut, dirinya menyebutkan kalau hal itu benar dan dana itu diserahkannya kepada atasannya.
"Ya bang, tau lah abang saya disini hanya perintah bang, sebelumnya saya udah sarankan agar pembuatan perpustakaan itu diselesaikan sebelum tanggal 31 desember 2020 kemaren," paparnya HS.
Dan ketika dikonfirmasi kepada Plt Kadis PMD Abdi pohon, membenarkan kalau pengadaan perpustakaan itu memang benar ada yang belum terpenuhi sampai sekarang dan menurut Abdi ada sekitar 7 desa dan mengatakan kalau dirinya tidak terlibat didalamnya pengadaan perpustakaan tersebut karena pengadaan itu dipihak ketigakan.
"Itu bang hanya 7 desa pada saat itu yang saya tahu pengadaan perpustakaan itu, dan saya tidak terlibat dalam hal tersebut, karena itu ada orang lain bernama BUDI," kata Abdi pohon kelapa wartawan 09/12/2021.(JS)
- 83 views
Facebook comments