Skip to main content
Gerakan Aksi Damai Muslimah Bergerak saat disimpang Lima Bengkulu

Tuntut Sukmawati Diadili, Gerakan Muslimah Bengkulu Gelar ADMB

Bengkulu, tuntasonline.com - Diduga Menistakan Agama dalam pembacaan Puisi oleh Sukmawati yang berjudul Ibu Indonesia, Gerakan Aksi Damai Muslimah Bergerak (ADMB) Selamatkan Indonesia Dengan Syariat mengelar aksi di Simpang Lima Ratu Samban Bengkulu (09/04) pukul 14:30 WIB.

Aksi ini digelar guna menyampaikan aspirasi kepada Aparat Penegak Hukum untuk mengadili Sukmawati Soekarno Putri yang diduga melakukan penistaan terhadap Agama Islam melalui puisinya. 

Gerakan Muslimah Bengkulu ini terdiri dari Putri Amanat Nasional Bengkulu, Barisan Penegak Amanat Nasional, Prima DMI Bengkulu dan Wahana Muda Indonesia Bengkulu dan dipimpin oleh Korlap Hernita Anggraini dan massanya berjumlah sekitar 20 orang. 

Dalam tuntutannya Mereka meminta Aparat Penegak Hukum untuk mengadili Sukmawati Soekarno Putri yang dinilai melakukan penistaan terhadap Agama Islam melalui Puisi kontroversialnya. 

Sebelumnya nama Sukmawati mengejutkan publik Indonesia karena pada Acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week dan berkesempatan membacakan puisi. Namun puisi tersebut menuai kontroversi Pasalnya, puisi tersebut dianggap menista agama karena menyinggung azan dan cadar.

Dalam Aksi ini mereka memulai dengan Long March, Aksi Damai di Ratu Samban dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Pembacaan Orasi, Pembacaan Puisi Untuk Sukmawati. Pembagian selebaran mengutuk Sukmawati. 

Dalam Orasinya Mereka yang bersatu dalam Gerakan Muslimah Bengkulu ini, menuntut poin-poin sebagai berikut :

  1. Kami Gerakan Muslimah Bengkulu mengecam dan mengutuk puisi, ataupun ujaran kebencian lainnya
  2. Menuntut Pihak Kepolisian perlakuan hukum yang berkeadilan yang setara tentang ujaran kebencian termasuk kepada Sukmawati. 
  3. Menegaskan cadar dan azan adalah bagian dari syariat Islam, jika menghina cadar dan azan berarti menghina syariat Islam
  4. Kami Gerakan Muslimah Bengkulu menghimbau kepada Masyarakat Indonesia tetap tenang, perkuat barisan, satukan Ukhuwah agar tidak terpecah belah. 

Dalam penuturannya Korlap Hernita Anggraini menuntut Aparat Penegak Hukum agar mengadili Ibu Sukmawati seadil-adilnya karena telah melakukan penghinaan dan pelecehan terhadap Agama Islam. 
"Kami meminta Ibu Sukmawati untuk dipenjarakan, Ibu Sukma agar diadili seadilnya, karena puisi Ibu Sukma telah melecehkan agama Islam" tegas Hernita. (ReTra)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size