Skip to main content
Jalan diindekasi terbilang dipaksakan

Masyarakat Kecewa Pembangun Jalan yang diduga Proyek Siluman

Lubuklinggau,Tuntasonline.com - Masyarakat mengeluhkan Pembangunan Jalan yang berada di Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklingau Timur II,yang diduga Proyek Siluman,Rabu (01/11).

 

Pantauan Wartawan Tuntasonline.com Beberapa Ketua Rukun Tetangga (RT) menyayangkan keberadaan Paket Pekerjaan Proyek yang tidak melengkapi papan merk dan Bahkan Pembangunan tersebut dilaksanakan tidak memiliki Izin Setempat.

Salah Satu Warga Asnul mengatakan saya sangat mengeluh karena akan ketidak ketahuan asal dana dan volume pembangunan tersebut karena tidak adanya papan merk proyek tersebut,beberapa RT pun sangat mengeluhkan akan adanya beberapa pembangunan akses jalan yang ada di wilayahnya karena para Kontraktor proyek tersebut sama sekali tidak meminta izin terlebih dahulu untuk melakukan pembangunan tersebut.

Menurut penjelasan beberapa RT yang enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa pembangunan proyek tersebut sama sekali tidak meminta izin terlebih dahulu dan pembangunan proyek tersebut di anggapnya sama sekali tidak tepat sasaran dan sangat kurang bermanfaat.


Pasalnya ada pembangunan proyek yang letaknya di jalan buntu dan belum adanya rumah warga.

"Kami juga menilai bahwa pemerintah setempat( RT )sama sekali tidak ada gunanya karena dianggap disepelehkan oleh kontraktor karena tidak meminta izin terlebih dahulu dan tahu-tahu pembangunan tersebut sudah selesai di kerjakan" Kata salah Ketua RT

Tambahnya,kami selaku ketua RT dan warga tidak bisa ikut serta memantau pembangunan tersebut karena kami buta akan informasi,sebab pembangunan fisik proyek tersebut kami anggap proyek SILUMAN.

Kami berharap dari pihak pemerintah setempat khususnya pemkot Kota Lubuklinggau agar segera turun kelapangan untuk memantau langsung pembangunan tersebut sudah benar sesuai dengan yang di haruskan apa tidaknya, Pintanya.

"Berarti kami selaku Ketua RT disini sama sekali tidak di hormati oleh karena Pasalnya ada pembangunan proyek yang letaknya di jalan buntu dan belum adanya rumah warga".

Tambahnya,kami selaku ketua RT dan warga tidak bisa ikut serta memantau pembangunan tersebut karena kami buta akan informasi,sebab pembangunan fisik proyek tersebut kami anggap proyek SILUMAN.

"Kami juga menilai bahwa pemerintah setempat( RT )sama sekali tidak ada gunanya karena dianggap disepelehkan oleh kontraktor karena tidak meminta izin terlebih dahulu dan tahu-tahu pembangunan tersebut sudah selesai di kerjakan" Kata salah Ketua RT.

Kami berharap dari pihak pemerintah setempat khususnya pemkot Kota Lubuklinggau agar segera turun kelapangan untuk memantau langsung pembangunan tersebut sudah benar sesuai dengan yang di haruskan apa tidaknya, Pintanya.

"Berarti kami selaku Ketua RT disini sama sekali tidak di hormati oleh kontraktor karena tidak izin terlebih dahulu,tahu-tahu pembangunan sudah selesai,percuma ada RT"Pungkasnya.(DRS)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size