Pemkab Karo Bersama Bulog Kabanjahe Salurkan Cadangan Beras Pemerintah
Karo,Tuntasonline.id - Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karo Sarjana Purba, meluncurkan penyaluran cadangan beras pemerintah untuk bantuan pangan tahun 2023
Kadis Ketapang dan Perikanan meninjau ketersediaan stok cadangan beras pemerintah, di Kantor cabang pembantu Badan Urususan Logistik (bulog), Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Kabupaten Karo, dalam mengantisipasi fenomena El Nino yang juga dihadapi hampir semua negara,untuk memastikan ketersediaan stok beras aman.
Meski stok beras di gudang Bulog cukup pun, pemerintah tetap perlu meminimalisir terjadinya kenaikan harga beras di pasar akibat fenomena El Nino.
Kegiatan penyaluran cadangan beras pemerintah tersebut akan dilakukan selama tiga bulan ke depan.
Dimana nantinya setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan 10 kg beras setiap bulannya, ujarnya.
Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan, Sarjana Purba berharap bantuan pangan berupa penyaluran cadangan beras pemerintah tersebut dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu, bantuan pangan ini juga diharapkan dapat membantu mengendalikan harga beras di pasaran.
"Semoga dengan adanya program pembagian cadangan beras ini dapat memberikan bantuan yang bermanfaat bagi masyarakat serta diharapkan dapat membantu mengendalikan harga beras di pasaran" ucap kadis.
Usai kegiatan ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karo melaksanakan pengujian residu pestisida Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di Pajak Singa, Kabanjahe.
Petugas melakukan pengambilan sampel PSAT yang kemudian untuk di cek kandungan residu pestisida nya.
Berdasarkan hasil pengujian, Pangan Segar Asal Tumbuhan yang beredar di Pajak Singa menunjukkan hasil dibawah BMR (Batas Maksimum Residu).
"Sebagian besar yang kita cek tadi, residu pestisida masih di bawah ambang batas yang diperkirakan. Untuk hasilnya nanti kita rekomendasikan ke Dinas Pertanian sehingga nantinya petani dapat diawasi dan dibina oleh penyuluh pertanian di lapangan, agar pestisida yang digunakan sesuai dengan yang dipersyaratkan," pungkas Sarjana Purba.(wan/TO)
- 126 views
Facebook comments