Masyarakat Inginkan Pembangunan Gedung Kantor Lurah Segera
Curup, tuntasonline.com - Gedung kantor lurah yang selalu berpindah - pindah merepotkan warga dalam mengurus administrasi. Seperti disampaikan salah seorang warga Kelurahan Sukaraja, Cokro (65) dan diperkuat argumen Lurah Kelurahan Sukaraja Safrial marta putra S.E Jumat (9/3).
Cokro mengatakan, "selama ini kami kesulitan kalau mau mengurus KTP, mengurus KK dan surat - surat keperluan lain. Keadaan kantor yang selalu berpindah - pindah sangat merepotkan kami, sudah seharusnya warga Kelurahan Sukaraja mempunyai bangunan kantor lurah yang tetap seperti kantor - kantor lurah lainnya. Keadaan ini sudah berlangsung selama dua puluh tahun tapi hingga sekarang belum juga ada kepastian," ujarnya.
Ketika dikonfirmasi oleh Lurah Kelurahan Sukaraja yang mengatakan bahwa "keaadan tersebut benar adanya, tetapi kami telah berusaha sekuat tenaga agar permohonan pengajuan proposal dapat segera direalisasikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rejang Lebong. Kelurahan sebagai tingkat pemerintahan terendah hanya bisa tunduk dengan instruksi dari atas, kalau dari legislatif mengatakan tahun depan maka akan dilaksanakan tahun depan yang penting program dan kegiatan terus dijalankan," ungkap Safrial.
Selanjutnya Safrial menyatakan, "kendala yang selama ini yang dihadapi adalah persoalan anggaran. Pihak kelurahan telah mengatakan bahwa gedung kantor lurah akan terealisasi sekitar bulan tiga atau bulan empat dan pengajuan mengenai lahan juga sudah diajukan tinggal menunggu anggaran turun tetapi apabila harus ditunda tetap harus menunggu. Sementara itu warga tetap memaksa untuk membuat gedung baru agar urusan administrasi bisa dimudahkan sesegera mungkin".
Terakhir Safrial menyampaikan harapan agar "permasalahan yang dihadapi saat ini cepat selesai dan anggaran dapat segera diturunkan agar proses pembangunan gedung kantor lurah dapat segera terwujud. Bagi warga Kelurahan Sukaraja diharapkan bersabar mengingat pihak kelurahan tetap menjalin komunikasi dengan pemilik bangunan saat ini," tutur lurah. (CW3)
- 45 views
Facebook comments