Rakyat Harus Dewasa Hadapi Pilkada, Tolak Money Politic
Walaupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) masih jauh, diharapkan rakyat agar mempersiapkan diri lebih dewasa mengahadapi pesta demokrasi. “Dalam menghadapi Pilkada nanti rakyat harus meningkatkan integritas. Pilihlah figur yang baik bisa meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,”Salah Satu Tokoh Pemuda Rahmad Ramadhan.
Menurutnya, Pilkada harus disyukuri karena hal ini, merupakan anugerah Tuhan. “Kita harus mensyukuri anugerah Tuhan dengan bertanggung jawab dan mengaplikasikan nilai-nilai kebaikan, kejujuran, kebersamaan dan keadilan. Sebab, ketika kita memilih dengan baik pastinya akan diberi pemimpin yang bertanggung jawab,” ujarnya. “Kita harus tekad menolak berbagai hal negatif dalam Pilkada termasuk money politic dan black campaign,” tambah Rahmad.
Lanjutnya, proses money politic dapat mencederai pimpinan yang ada. “Oleh karena itu, diharapkan kepada warga agar menolak keras adanya money politic. Marilah kita mempererat tali persaudaraan dalam Pilkada nanti, jangan sampai hanya karena pemilihan kita terpecah. Karena semua ini, demi kemajuan daerah dan bangsa ini,” imbuhnya.
Lanjut Rahmad, pastinya dalam Pilkada akan menimbulkan dinamika bagi masyarakat. Namun, rakyat harus tetap menjaga kebersamaan dan kerukunan agar tidak terpecah dalam Pilkada. “Tentu dalam semua agama, money politic ini dilarang. Karena saat Pilkada ini termasuk dalam paksaan. Makanya jika sampai hal ini terjadi ancaman masuk neraka bisa terjadi,” tukasnya. “Masyarakat harus memilih pemimpin yang baik dengan menganalisa rekam jejak calon kepala daerah. Saya berharap kepada rakyat agar tidak terpengaruh dengan uang saat pelaksanaan Pilkada. Hal ini harus diberi pemahaman sejak jauh-jauh hari kepada warga,” tukasnya.
Diharapkan, Pilkada 2018 senantiasa diberkahi dan dituntun Yang Maha Kuasa. “Meski masih jauh, namun kami sangat mengharapkan agar bisa terlaksana dengan baik, jujur dan adil. Sehingga bisa melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang baik dan mau bekerja keras demi kesejahteraan rakyat di Indonesia tercinta ini,” kuncinya.(**)
- 17 views
Facebook comments